Hi guys. Welcome to my blog

Senin, 26 September 2016

ATTITUDE AND JOB SATISFACTION #PO3

ATTITUDE AND JOB SATISFACTION


APA ITU ATTITUDE?

Attitude adalah sikap berperilaku yang kita lakukan setiap hari di dalam masyarakat yang digunakan untuk bersosialisasi dengan masyarakat yang ada di sekitar lingkungan kita.

Attitude tidak saja terbentuk dari pengaruh di dalam diri (seperti yang ada di benak kita), melainkan juga dari luar, seperti pengaruh teman, televisi, dan lingkungan. Kata-kata yang sering diucapkan, atau kalimat orang lain yang suka kita dengar akan membentuk sikap kita. Kemudian, sikap tadi membentuk kebiasaan atau behavior; tindakan atau aktivitas sehari-hari.

Didalam attitude ada komponen-komponen yang mempengaruhi yaitu :
       *Cognition (pengertian): Penilaian yang diperoleh berdasarkan kombinasi pengalaman langsung dengan obyek sikap dan informasi yang berkaitan dari berbagai sumber.
    *Affective (efektif): Emosi dan perasaan seseorang mengenai sesuatu atau kegiatan tertentu.      
  *Behaviour (perilaku) : Kemungkinan atau kecenderungan bahwa sesorang akan melakukan tindakan khusus atau berperilaku dengan cara tertentu terhadap obyek sikap tertentu.

Jika kita melakukan suatu kegiatan yang menyenangkan dan merasakan hal positif pasti kita akan merasakan tingkat kepuasan dari pekerjaan tersebut, itu disebut Job Satisfaction. 

Kepuasan kerja akan lebih terlihat dengan berbicara positif tentang kegiatan tersebut, saling membantu kepada sesama, dan melakukan pekerjaan nya secara totalitas atau semangat yang tinggi.






Share:

Minggu, 18 September 2016

AKTIVITAS MANAJER #PO2

AKTIVITAS MANAJER MENGHADAPI PERBEDAAN DI DALAM ORGANISASI

Perbedaan itu yang mendeskripsikan tentang dua hal utama dalam perbedaan kekuatan kerja, Maksudnya adalah suatu perbedaan dari kemampuan intelektual dan kemampuan fisik. Kemampuan adalah kapasitas seseorang untuk melakukan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan.
Kemampuan intelektual adalah aktivitas yang dilakukan dengan kemampuan pola pikir, sedangkan kemampuan fisik adalah aktivitas yang dilakukan dengan kekuatan tubuh atau kondisi tubuh.
Ada seorang manajer untuk membantu menyelesaikan perbedaan yang ada. Manajer adalah seseorang yang mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan pekerja untuk mencapai tujuan organisasi.
Ada 4 aktivitas seorang manajer, yaitu :
1.     Manajemen tradisional , adalah Manager bertanggung jawab menentukan kewajiban-kewajiban pekerja, prosedur dan metode untuk melaksanakan pekerjaan, mekanisme kerja, menentukan langkah-langkah yang harus diambil dan aturan-aturan yang harus ditaati meliputi Pengambilan keputusan, perencanaan dan pengendalian.          
2.    Komunikasi , adalah manajer dengan pekerja bertukar informasi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada.
3.    Pengelolaan sumber daya manusia, yaitu manajer mengatur hubungan dan peranan sumber daya yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif sehingga tercapai tujuan  bersama.
4.    Networking (jaringan) : Manajer bersosialisasi, berpolitik, dan berinteraksi dengan pekerja, staff dan pihak luar.
Jadi, Seorang manajer diharuskan bisa menguasai semua permasalahan dan dapat diselesaikan dengan musyawarah dan pemikiran yang baik sebelum memutuskannya.

Selain itu seorang manajer juga diharapkan bisa menjadi teman sekaligus sebagai orang tua dalam organisasi sehingga dengan keadaan seperti itu perkembangan organisasi bisa diciptakan dengan baik dan dapat mewujudkan apa yang menjadi tujuan organisasinya.
Share:

Minggu, 11 September 2016

KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA #PO1 Review Perilaku Organisasi Pak Seta


KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA

Indonesia, suatu negara yang memiliki masalah ketenagakerjaan sangat tinggi. Banyak sekali pengangguran, pengemis, dan pemulung. Masalah ketenagakerjaan di Indonesia ini seharusnya ditindaklanjuti secepatnya karena masalah-masalah ketenagakerjaan di Indonesia semakin buruk. Oleh karena itu pemerintah harus merangkul rakyat dan menteri untuk bersama-sama mengurangi dan menuntaskan masalah ketenagakerjaan di Indonesia.

Dari masalah tersebut, ada Faktor-faktor yang menyebabkan ketenagakerjaan di Indonesia yaitu :
1. Sumber Daya Manusia di Indonesia sangat banyak.
             Sebenarnya, di Indonesia SDM nya melimpah dan didukung oleh sumber daya alam yang melimpah, itu modal yang besar bagi bangsa Indonesia untuk mengejar ketertinggalannya dari negara yang lebih maju dan makmur. Hal ini bisa terwujud kalau pengelolaan SDM dan SDA dikelola dengan baik dan ketersediaan lapangan kerja tetapi tidak bisa dikelola sebaik mungkin oleh pemerintah.

2. Serapan tenaga kerja sedikit.
              Besarnya tenaga kerja yang ada di Indonesia tidak mampu diserap semuanya oleh perusahaan yang ada, karena tidak berimbangnya jumlah tenaga kerja yang ada dengan ketersediaan kesempatan kerja. Hal ini merupakan pokok yang menyebabkan terhambatnya penyelenggaraan pembangunan ekonomi.

3. Kualitas tenaga Kerja Relatif Rendah
Kualitas tenaga kerja yang rendah ini disebabkan karena tingkat pendidikan penduduk yang rendah atau belum memadai dengan jenis pekerjaan yang ada. Rendahnya kualitas tenaga kerja akan berpengaruh pada tingkat produktivitas yang ujung-ujungnya menyebabkan proses produksi yang tidak efisien.

4. Karena efek Inflansi di Indonesia
          Hal ini berdampak besar kepada rakyat Indonesia, terutama rakyat kecil. Mereka jadi susah untuk memenuhi kebutuhan dan juga perusahaan-perusahan pada bangkrut karena adanya inflansi. Sehingga tidak kurangnya lapangan pekerjaan.

5. Minimnya gaji yang diberikan atau upah rendah.
Permasalahan tenaga kerja yang sangat memprihatinkan karena rendahnya tingkat upah. Upah rendah umumnya terjadi pada sektor-sektor pertanian, industri kecil, dan sektor-sektor yang lain.

Dilihat dari faktor-faktor diatas, Adapun solusi yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan di Indonesia adalah :

1. Adanya penataan sistem pemerintah yang terkoordinasi antara pusat dan daerah, jadi ada kesatuan pandangan mengenai tenaga kerja nasional dan tidak ada miskomunikasi antara kebijakan pusat dan daerah.

2. Adanya perhatian khusus dari pemerintah dengan kondisi pekerja dan pemberian jaminan sosial bagi tenaga kerja dengan aturan-aturan yang dikeluarkan. 

3. Adanya sosialisasi penggunaan teknologi dan internet bagi seluruh tenaga kerja di Indonesia sebagai peningkatan produksi. Itu bertujuan agar Indonesia semakin produktif.

4. Meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat melalui pendidikan formal maupun nonformal. Melalui pendidikan formal, dapat dilakukan melalui program wajib belajar 9 tahun, Adanya bursa tenaga kerja, seperti membuka sekolah menengah kejuruan (SMK) di seluruh daerah. Sedangkan melalui pendidikan norformal dapat dilakukan dengan memberikan kursus atau pelatihan kerja, pelatihan kewirausahaan untuk membuka lapangan kerja baru.

5. Mengadakan transmigrasi, yaitu usaha memeratakan penduduk dari daerah padat ke daerah yang masih sedikit penduduknya. Contoh, memindahkan penduduk Pulau Jawa ke Pulau Kalimantan dengan membuka lapangan kerja baru.

 
Contoh kasus ketenagakerjaan di Indonesia :

Aksi Buruh demo tuntut Penyelesaian Kasus Buruh Di Jatim Ratusan buruh berorasi menuntut penyelesaian beberapa kasus atau persoalan perburuhan dijawa timur yang tidak kunjung tuntas. Antara lain persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada pengurus Serikat Pekerja dan buruh outsourcing di PT International Packaging Manufacturing (IPM) Sidoarjo, dan persoalan upah buruh selama 19 bulan yang tidak dibayar di Kebun Binatang Surabaya. Para buruh juga mendesak pemerintah menuntaskan persoalan di PT Japfa Comfeed Indonesia di Sidoarjo yang telah melakukan pelanggaran outsourcing, PHK terhadap pengurus SP, upah yang tidak dibayarkan, serta para buruh yang tidak diikutsertakan dalam Jamsostek lebih dari 25 tahun. Gubernur Jawa Timur Soekarwo didesak segera memanggil pengusaha atau pimpinan perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan perburuhan yang ada. Para pengunjuk rasa juga meminta untuk dihapuskan sistem outsourcing di perusahaan. 

  Analisis kasus :
1. Seharusnya pihak perusahaan memberikan jaminan sosial tenaga kerja yang layak untuk pekerjanya. Dan perusahaan telah melanggar undang-undang yang ada, Sebenarnya, tenaga kerja tersebut dapat melaporkan kasus ini ke pihak berwajib karena melanggar undang-undang.


2. Seharusnya pemerintah melakukan tindakan tegas untuk mengawasi kegiatan perusahaan apakah perusahaan tersebut sudah memberikan Jaminan Sosial Tenaga kerja pada perusahaan nya.



Sumber :
http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2012/04/28/149944/Ratusan..

http://www.ilmuekonomi.net/2016/04/permasalahan-dan-solusi-ketenagakerjaan-di-indonesia.html1

http://www.kompasiana.com/alfi_karisma/mea-2015-indonesia-masih-mengalami-masalah-ketenagakerjaan_56783580be22bdde09c5010b

Share:

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.