Hi guys. Welcome to my blog

Kamis, 15 Desember 2016

PENGELOLAAN PERUBAHAAN ORGANISASI #PO14 #REVIEW

Perubahan organisasi merupakan suatu fenomena yang kompleks, sehingga seorang manajer tidak bisa melakukan suatu perubahan terencana secara langsung namun perlu perubahan secara sistematis dan logis agar memiliki suatu kesempatan realistis untuk berhasil. Perubahan organisasi terjadi karena adanya perubahan-perubahan dalam berbagai variable eksternal seperti system politik, ekonomi, teknologi, pasar, dan nilai-nilai. Untuk mengimplementasikan perencanaan untuk perubahan, manajer perlu memahami langkah-langkah yang efektif dan bagaimana mengatasi penolakan karyawan terhadap perubahan-perubahan yang efektif dan bagaimana mengatasi penolakan karyawan terhadap perubahan. 

1. Langkah-langkah dalam Proses Perubahan
Langkah-langkah dalam proses perubahan menurut Kurt Lwein yang kemudian disebut model Lewin, yaitu :
      1.Unfreezing, yaitu proses penjelasan perubahan kepada individu yang akan terpengaruh oleh perubahan agar dapat memahami mengapa perubahan itu diberlakukan.
                  2.The Change it Self, yaitu perubahan itu sendiri, yang dimplementasikan / dihilangkan.
      3.Refresing, yaitu proses penekanan dan mendukung perubahan sehingga ia menjadi bagian dari sistem.

Selain model Lewin, ada juga langkah lain seperti pendekatan komprehensif terhadap perubahan. Pendekatan ini memerlukan pandangan sistwm yang memaparkan serangkaian langkah-langkah spesifik yang sering menyebabkan keberhasilan suatu perubahan.

1.      Perubahan yang direncanakan 
Perubahan yang direncanakan adalah perubahan-perubahan yang diperkirakan atau yang telah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan di dalam masyarakat. Pihak-pihak yang menghendaki suatu perubahan dinamakan agent of change, yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai pemimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan. Oleh karena itu, suatu perubahan yang direncanakan selalu di bawah pengendalian dan [[pengawasan agent of change. Secara umum, perubahan berencana dapat juga disebut perubahan dikehendaki. Misalnya, untuk mengurangi angka kematian]] anak-anak akibat polio, pemerintah mengadakan gerakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) atau untuk mengurangi pertumbuhan jumlah penduduk. Pemerintah mengadakan program keluarga berencana (KB).

2.Perubahan yang Struktural
Salah satu cara membentuk struktur organisasi adalah dengan membuat disain organisasi (organization design). Disain organisasi sendiri merupakan pembentukan peran (roles), aktifitas pengolahan (process), dan bentuk hubungan formal (formal relationship) dalam suatu organisasi. Didalamnya, ada pengembangan struktur keseluruhan di dalam organisasi baik unit maupun sub-sub unitnya, serta definisi peran dan proses yang lebih detil dalam unit maupun sub unit tersebut.
           
Share:

Kamis, 01 Desember 2016

Perilaku Sumber Daya Manusia dan Mengelola Keanekaragaman dalam Organisasi #ReviewPO10

Pengembangan karier adalah tanggung jawab suatu perusahaan yang menyiapkan karyawan dengan kualitas dan pengalaman tertentu untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan karir individu dan tuntutan angkatan kerja perusahaan.

Evaluasi kinerja adalah suatu metode dan proses penilaian dalam pelaksanaan tugas seseorang atau unit-unit kerja dalam satu perusahaan sesuai dengan standar kinerja yang diterapkan.


Tujuan evaluasi kinerja adalah untuk menjamin pencapaian sasaran dan tujuan perusahaan dan juga untuk mengetahui posisi perusahaan dan tingkat pencapaian sasaran perusahaan, terutama untuk mengetahui bila terjadi keterlambatan atau penyimpang supaya segera diperbaiki, sehingga sasaran atau tujuan tercapai.


Mengelola keanekaragaman dalam organasasi secara efektif dapat memperbaiki efektifitas organisasi. Ketika para manager mengelola keberagaman secara efektif, mereka tidak hanya mendorong manager lainnya untuk memberlakukan anggota organisasi secara pantas dan adil namun juga menyadari bahwa keberagaman sumber daya organisasi yang penting dapat membantu sebuah organisasi merai keuntungan kompetitif.
 
 
Share:

Kamis, 24 November 2016

Struktur dan Desain Organisasi #ReviewPOke9

Struktur adalah cara sesuatu disusun atau dibangun organisasi yang merupakan suatu wadah berkumpulnya minimal dua orang untuk mencapai sebuah tujuan. 
Struktur Organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian secara posisi yang ada pada organisasi dalam menjalin kegiatan operasional yang dibagi, dikelompok- kan, dan dikoordinasikan secara formal.


Elemen struktur organisasi :
  • Departementalisasi yaitu dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama. Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi, dan pelanggan.
  • Sentralisasi dan Desentralisasi. Sentralisasi mengacu pada sejauh mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi. Desentralisasi adalah lawan dari sentralisasi.
  • Formalisasi yaitu Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dilakukan.
 
Desain organisasi yang umum :
  • Struktur sederhana : sebuah struktur yang dicirikan dengan kadar departementalisasi yang rendah, rentang kendali yang luas, wewenang yang terpusat pada seseorang saja, dan sedikit formalisasi.
  • Birokrasi : sebuah struktur dengan tugas-tugas operasi yang sangat rutin yang dicapai melalui aturan dan ketentuan yang sangat formal.
  • Struktur matriks : sebuah struktur yang menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi fungsional dan produk.

Desain Struktur Organisasi Modern :
  • Struktur tim : pemanfaatan tim sebagai perangkat sentral untuk mengoordinasikan kegiatan-kegiatan kerja.
  • Organisasi virtual : organisasi inti kecil yang menyubkontrakkan fungsi-fungsi utama bisnis secara detail.
  • Organisasi Nirbatas : sebuah organisasi yang berusaha menghapuskan rantai komando, memiliki rentang kendali tak terbatas, dan mengganti departemen dengan tim yang diberdayakan.
Share:

Kamis, 17 November 2016

Review Materi Perilaku Keorganisasian Pertemuan ke 8

Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai tujuan bersama.

Dalam teori kepemimpinan dibagi menjadi 4 yaitu :
1.      Great Man Theory and Big Bang Theory . Great Man Theory adalah Teori yang dikembangkan dari kepemimpinan awal yang membedakan pemimpin dan bawahan,sedangkan teori Big Bang adalah Teori yang berasal dari diri sejak lahir dan turun menurun.
2.      Teori Sifat adalah sebuah organisasi dilihat dari pemimpin yang,mempunyai sifat kepemimpinan dan keteladanan.
3.      Teori Perilaku adalah teori sosial dan teori genetis karakter pemimpin dapat dilahirkan dan di mitoskan
4.      Teori Kontingensi/Situasi adalah paham akan adanya perusahaan manajemen dan organisasi.
Ada 3 Faktor Kepemimpinan yaitu :

  • Sifat Kepercayaan
  • Pemimpin melakukan tindakan
  • Tingkat Kinerja dalam pembagian kerja

Peran Kepemimpinan Kontemporer ada 3 yaitu :

  • Menyediakan Kepemimpinan Tim adalah seorang pemimpin memiliki kedudukan yang penting
  • Mentoring adalah memberikan kepercayaan untuk mendukung kepada anggota
  • Kepemimpinan Diri adalah menerima kritik

Kecerdasan Emosional dan Efektifitas Kepemimpinan yaitu dapat berpengaruh dalam pimpinan agar anggota  mampu menyeimbangkan apa yang diinginkan.


 Kekuasaan dan Politik dalam Organisasi
Kekuasaan dalam kelompok adalah kemungkinan dimana seseorang didalam hubungan sosial mempunyai hubungan tanpa adanya perlawanan. Sumber kekuasaan adalah wewenang merujuk kepada adanya kemampuan untuk mempengaruhi seseorang.Dalam Sumber Kekuasaan dibagi 3 yaitu :
1.      Bersumber pada kedudukan,pengendalian kedudukan dibagi 4 yaitu : Formal, Hukum, Informasi, Lingkungan.
2.      Bersumber pada kepribadian,pengendalian kepribadian dibagi 3 yaitu ; Keahlian, Persahabatan, Kharisma  
3.      Bersumber pada politik,pengendalian politik dibagi 3 yaitu : Membuat keputusan, Berkualisi menentukan hak&wewenang, Partisipasi.
Ada 5 Jenis Kekuasaan yaitu
ü  Kekuasaan balas jasa : yang menggunakan balas jasa untuk mempengaruhi seseorang
ü  Kekuasaan Paksaan : Dengen penggunaan ancaman/hukuman
ü  Kekuasaan Rujukan : Yang diperoleh atas dasar kekaguman
ü  Kekuasaan Sah : Konsekuensi hirarki organisasi
ü  Kekuasaan Keahlian : Muncul karena adanya keahlian yang muncul dari seseorang
Perilaku Politik adalah Tingkah laku para aktor politik yang berinteraksi dengan masyarakat.
4 faktor yang mempengaruhi perilaku politik yaitu :
Ø  Perilaku sosial politik tak langsung
Ø  Perilaku sosial politik langsung
Ø  Struktur kepribadian
Ø  Lingkungan sosial politik langsung
5 Sikap perilaku politik yaitu :
·         Radikal : Sikap masyarakat terhadap politik kekuasaan
·         Moderet : Yang sudah cukup puas terhadap keadaan yang ada
·         Status quo : Sikap politik dari warga negara yang sudah puas dengan keadaan yang ada dan tetap dipertahankan.
·         Konsertativ : Yang sudah puas tetapi ingin adanya perubahan cepat
·         Liberal : Yang berfikir bebas
Share:

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.